Loading...

Upacara Adat Kematian

Upacara Adat

Diperbarui 09 June 2026

Upacara Adat Kematian

Upacara adat kematian di Desa Poto merupakan rangkaian prosesi yang memadukan syariat Islam dengan tradisi lokal. Masyarakat meyakini bahwa kematian bukanlah akhir, melainkan perpindahan menuju kehidupan abadi di akhirat.

Tahapan Upacara:

  1. Melepas (Memandikan Jenazah) — Jenazah dimandikan oleh keluarga terdekat yang dipandu oleh Kiai atau tokoh agama. Air mandian dicampur dengan kapur barus dan daun bidara sebagai simbol penyucian. Kain kafan yang digunakan biasanya merupakan kain tenun Bateq polos berwarna putih.
  1. Menyembahyangkan — Salat jenazah dilaksanakan di masjid atau langgar desa dengan diimami oleh Kiai. Seluruh warga desa diundang untuk ikut menyembahyangkan.
  1. Ngendo (Pemakaman) — Jenazah diusung ke pemakaman umum desa dengan iring-iringan warga yang berjalan kaki. Sepanjang perjalanan, warga membaca kalimat thayyibah. Di area pemakaman, jenazah dimakamkan dengan menghadap kiblat dan batu nisan diletakkan di atas makam.
  1. Tahlilan (Tiga Hari) — Selama tiga hari berturut-turut setelah pemakaman, keluarga mengadakan tahlilan di rumah duka. Warga desa bergiliran datang untuk mendoakan almarhum dan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
  1. Nyekah (Selamatan) — Pada hari ke-7, ke-40, ke-100, dan ke-1000 setelah kematian, keluarga mengadakan selamatan dengan menyembelih kambing atau ayam dan membagikan makanan kepada tetangga dan fakir miskin. Acara ini diisi dengan pembacaan doa dan tahlil bersama.
  1. Bersih Makam (Roah Kubur) — Setiap tahun menjelang bulan Ramadan, masyarakat secara gotong royong membersihkan makam-makam keluarga dan makam umum. Acara ini diakhiri dengan doa bersama untuk para leluhur.

Dalam setiap tahapan, terlihat jelas nilai-nilai kekeluargaan, kebersamaan, dan penghormatan kepada yang telah mendahului.

Diskusi (0)

Bergabung dalam Diskusi

Login dengan Google untuk berkomentar dan berdiskusi.

Login dengan Google

Belum ada diskusi. Jadilah yang pertama!