Diperbarui 09 June 2026
Besaleq merupakan ritual pengobatan tradisional yang masih dipraktikkan oleh masyarakat Desa Poto dan beberapa desa lain di Sumbawa. Ritual ini bertujuan untuk menyembuhkan penyakit yang diyakini disebabkan oleh gangguan roh halus, santet, atau ketidakseimbangan energi spiritual.
Prosesi Besaleq:
- Pemanggilan Dukun (Sando) — Ritual dipimpin oleh seorang dukun tradisional yang disebut Sando Besaleq. Sando ini biasanya adalah orang tua yang memiliki pengetahuan tentang mantra-mantra adat, ramuan herbal, serta kemampuan berkomunikasi dengan roh leluhur.
- Persiapan Banten — Keluarga pasien menyiapkan sesajen berupa nasi ketan, telur ayam kampung, sirih pinang, kemenyan, kain putih, dan sejumlah uang logam. Semua sesajen ditata di atas wadah bambu yang disebut bokor.
- Pembacaan Mantra (Baca-baca) — Sando membacakan mantra-mantra dalam bahasa Samawa kuno sambil membakar kemenyan. Asap kemenyan dipercaya sebagai media penghubung antara manusia dengan roh leluhur dan alam gaib.
- Pengobatan Herbal — Selain ritual spiritual, Sando juga memberikan ramuan herbal tradisional yang terbuat dari akar-akaran, daun-daunan, dan rempah-rempah seperti kunyit, jahe, sereh, dan daun sirsak. Ramuan ini diminum atau dioleskan pada bagian tubuh yang sakit.
- Penyembelihan Ayam — Ayam kampung disembelih dan darahnya dipercikkan di sekitar rumah pasien sebagai simbol penolak bala. Selanjutnya, ayam tersebut dimasak dan dimakan bersama oleh keluarga.
Meskipun akses terhadap layanan kesehatan modern semakin mudah, tradisi Besaleq masih dipertahankan sebagai warisan budaya dan alternatif pengobatan spiritual. Pemerintah desa setempat tidak melarang praktik ini selama tidak menggantikan pengobatan medis untuk penyakit serius.